loader image
Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai
bappeda@mentawaikab.go.id
62 759 320 050
62 759 320 050

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD TAHUN 2027 KECAMATAN SIKAKAP,  KECAMATAN PAGAI UTARA DAN KECAMATAN PAGAI SELATAN

Bappeda Kab. Kep. MentawaiBeritaBerita BAPPEDAMUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD TAHUN 2027 KECAMATAN SIKAKAP,  KECAMATAN PAGAI UTARA DAN KECAMATAN PAGAI SELATAN

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD TAHUN 2027 KECAMATAN SIKAKAP,  KECAMATAN PAGAI UTARA DAN KECAMATAN PAGAI SELATAN

  • Comments: 0
  • Posted by: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD
TINGKAT KECAMATAN SIKAKAP,  KECAMATAN PAGAI UTARA DAN KECAMATAN PAGAI SELATAN
DALAM RANGKA PENYUSUNAN RKPD
KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI TAHUN 2027

Pada hari Rabu, tanggal 11 Februari 2026, bertempat di Aula Pastoran Kecamatan Sikakap, telah dilaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2027.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh:

  • Bupati Kepulauan Mentawai Dr.Rinto Wardana, S.H.,M.H

Ketua DPRD Ibrani Sababalat S.H, dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai
Wahyu Setiadi, S.S.T.Pel., James Sibarani, S.Th., Manual Simamora, S.Th., T. Fortenmart Yohannes Pardede, S.T, Isar Taileleu, S.PAK., GERSON , S.A.P

  • Pimpinan Perangkat Daerah
  • Camat Sikakap, Camat Pagai Utara dan Camat Pagai Selatan
  • Kepala Desa se-Kecamatan Sikakap, se-Kecamatan Pagai Utara dan se-Kecamatan Pagai Selatan
  • Perwakilan badan usaha, lembaga/NGO
  • Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, kelompok usaha, dan tokoh pemuda

Musrenbang ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta kemampuan fiskal pemerintah.

Tema Pembangunan Tahun 2027

Tema pembangunan Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2027 adalah:

“Penguatan Sumber Daya Ekonomi untuk Peningkatan Produktivitas menuju Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Tema tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target:

  • Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,63%
  • Pendapatan per kapita sebesar Rp93,56 juta
  • Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp122,8 miliar

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Mentawai menekankan beberapa poin strategis sebagai berikut:

  1. Peningkatan Produktivitas melalui Hilirisasi dan Inovasi
    Penguatan sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan UMKM harus diarahkan pada penciptaan nilai tambah melalui teknologi tepat guna dan digitalisasi.
  2. Pemanfaatan Peluang Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG)
    Pemerintah kecamatan dan desa diminta memastikan kebutuhan bahan pangan program tersebut dipenuhi dari petani dan nelayan lokal, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di wilayah Mentawai.
  3. Transformasi Ekonomi yang Inklusif
    Pembangunan harus memberikan akses yang adil bagi perempuan, pemuda, penyandang disabilitas, serta masyarakat di wilayah terpencil. Program penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran harus terintegrasi.
  4. Optimalisasi Potensi Wilayah
    • Kecamatan Sikakap diarahkan sebagai pusat aktivitas ekonomi, transportasi, dan perdagangan berbasis perikanan serta jasa pariwisata.
    • Kecamatan Pagai Utara dikembangkan sebagai kawasan perikanan dan ekowisata berbasis desa wisata serta budaya lokal.
    • Kecamatan Pagai Selatan difokuskan pada pengembangan pertanian, kelautan, dan pariwisata berbasis budaya adat dengan pendekatan konservasi.
  5. Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi Hijau
    Pembangunan harus memperhatikan kelestarian lingkungan. Penanganan sampah menjadi perhatian serius, terutama dalam mendukung sektor pariwisata berkelanjutan.

Bupati menegaskan pentingnya penajaman prioritas program mengingat keterbatasan anggaran daerah. Program yang dipilih harus memiliki dampak ganda (multiplier effect) terhadap kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial.

Sinergi antar perangkat daerah juga ditekankan untuk menghindari ego sektoral dan memastikan perencanaan berjalan terpadu.
Selanjutnya, Kepala BAPPERIDA menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi keterbatasan, sehingga penyusunan program harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan disusun berdasarkan skala prioritas. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan perlu difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

 

Dalam paparannya, Kepala BAPPERIDA mengusulkan empat program strategis, yaitu: pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi antar pulau, pengembangan ekonomi lokal berbasis dapur MBG, One Village One Product, dan One Village One Event.

Desti Seminora, S.E. turut menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kepala BAPPERIDA juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi jangka pendek melalui penyediaan bahan baku dari petani dan pelaku usaha lokal.

 

Penutup

Diharapkan hasil Musrenbang ini dapat dikawal bersama hingga terakomodasi dalam APBD Tahun Anggaran berikutnya demi terwujudnya pembangunan Mentawai yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Sikakap, 11 Februari 2026

Tinggalkan Balasan

CETTAR!